Leaflet

 

Poster

 

Latar Belakang
 
Konsep kota pintar adalah penataan kota dengan peningkatan peran infrastruktur publik serta pembangunan yang tidak ego sektoral, dimana pengembangan kota tidak sebatas mengusung kecanggihan teknologi semata, tapi juga diikuti dengan perbaikan lingkungan, energi, sumberdaya manusia, kesehatan, pendidikan, sosial, infrastruktur dan memperhatikan dampak terhadap lingkungan (Djunaedi, 2015).
 
Pembangunan kota pintar bertujuan untuk menciptakan kota/kawasan yang nyaman, aman, serta memperkuat daya saing dalam perekonomian dengan basis penggunaan teknologi informasi dan komunikasi (TIK). Konsep kota pintar di Indonesia perlu disesuaikan dengan karakteristik daerah setempat, kota industri berbeda konsepnya dengan kota wisata, kota pelajar berbeda konsepnya dengan kota berbasis pertanian atau kelautan dan sebagainya.
 
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Terbuka (FMIPA-UT) tertarik untuk membahas konsep kota pintar dari sudut pandang sains dan teknologi. Oleh karena itu FMIPA-UT akan menyelenggarakan Seminar Nasional dengan tema: “Optimalisasi Peran Sains dan Teknologi untuk Mewujudkan Smart City”.
 
Tujuan
 
Seminar Nasional Tahunan Matematika, Sains, dan Teknologi Tahun 2017 Merupakan tempat untuk berbagi ilmu dan informasi antar para akademisi, praktisi, masyarakat dan pemerintah daerah terkait denhan optimalisasi peran sains dan teknologi untuk mewujudkan smart city di Indonesia. Hasil seminar ini diharapkan dapat memberi kontribusi terhadap pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat, terutama dalam pengembangan kota/kawasan pintar di masa mendatang.